Seminar G20 dan Agenda Strategis Indonesia di Fisipol UGM







Sebagai sebuah tata kelola world (world governance), G20 merupakan platform yang semakin memberi ruang relatif besar bagi negara-negara rising economies. Mengusung slogan ‘get better collectively, get better stronger,’ kepemimpinan Indonesia untuk G20 2022 mengandung tiga nilai strategis. Pertama, menegaskan pentingnya solidaritas dan kerja sama world dalam percepatan pemulihan sosial ekonomi pasca-pandemi. Kedua, sebagai negara Selatan pertama yang memimpin G20, Indonesia merupakan representasi negara berkembang lainnya dalam memperjuangkan reformasi tata dunia yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan. Apalagi presidensi G20 selanjutnya adalah India dan Brazil. Ketiga, presidensi ini menjadi momen untuk pengakuan Indonesia sebagai rising economies dan penguatan diplomasi Indonesia dalam kepemimpinan dunia.

Melihat kebutuhan akan sebuah kajian dan ruang diskusi yang komprehensif tentang kepemimpinan Indonesia pada G20 2022, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan serangkaian kegiatan di bawah payung bertajuk “Presidensi Indonesia G20: Kepemimpinan untuk Tata Dunia yang Berkeadilan dan Berkelanjutan” yang berlangsung dari tanggal 10 Maret sampai 19 September 2022. Rangkaian kegiatan ini akan dibuka oleh seminar berjudul “Recuperate Collectively, Recuperate Stronger: G20 dan Agenda Strategis Indonesia.” Acara diselenggarakan secara hybrid pada hari Kamis, 17 Maret 2022 pukul 08.30-16.15 WIB. Para narasumber akan menyampaikan materi secara langsung di Balai Senat, Kantor Pusat Universitas Gadjah Mada. Di waktu bersamaan, acara akan disiarkan secara daring untuk publik melalui platform Zoom.

Adapun bentuk Kegiatan berupa seminar publik akan dilaksanakan dalam dua sesi untuk membahas agenda-agenda strategis Indonesia dalam Presidensi G20 dengan menghadirkan para pembicara utama sebagai berikut: Bapak Airlangga Hartanto selaku Menko Bidang Perekonomian RI sebagai Keynote Speaker; Bapak Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan RI dengan pembahasan mengenai Isu Kesehatan Inklusif; Bapak Arifin Tasrif selaku Menteri ESDM RI dengan pembahasan mengenai Isu Transisi Energi Berkelanjutan; Bapak Johnny G. Plate selaku Menteri Kominfo RI dengan pembahasan mengenai Isu Transformasi Digital; dan Bapak Dian Triansyah Djani selaku Duta Besar dan Co-Sherpa G20 Indonesia dengan pembahasan mengenai Sherpa Observe G20.

Seminar ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai area untuk diseminasi publik khususnya tentang agenda-agenda strategis Indonesia dalam discussion board G20. Kedua, menguatkan peran kampus untuk terlibat dan berkontribusi dalam penguatan agenda startegis Indonesia dalam G20 dan diplomasi internasiona secara umum.





Supply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *